Genteng kluntung adalah sebutan populer di daerah Jawa Timur untuk genteng tanah liat bertipe kodok/prentul. Istilah "kluntung" berasal dari suara nyaring yang dihasilkan saat genteng berkualitas tinggi diketuk — kluntung! — menandakan kepadatan dan pembakaran yang sempurna.
Di pasaran, genteng kluntung sering merujuk pada genteng kodok (prentul) yang memiliki tonjolan di bagian tengah sebagai sistem pengunci (interlock). Genteng ini sangat populer di daerah Pasuruan, Jombang, dan Mojokerto.


